Jangan Kau Tukar Kebahagiaanmu Dengan Kesibukan yang Memenjarakan.

Aku tidak mau… meskipun aku memiliki segudang mimpi yang ingin kucapai, aku tidak ingin apa yang kulakukan memenjarakanku untuk tidak merasakan kebahagiaan. Yang kulihat orang mengejar apa yang ingin dicapainya sampai lupa indahnya rasa syukur ketika bangun di pagi hari merasakan kesegaran udara pagi dan kokok ayam.

 Aku tidak ingin melupakan apa itu senyuman ketika keharusan akan kesibukan untuk mengejar karir melupakan waktu untuk sekedar tersenyum meneburkan rasa kebahagiaan walau hanya beberapa detik.

Aku tidak ingin apapun kesuksesan yang ingin kucapai menjauhkanku dari keluargaku yang sebenarnya, yang seharusnya disanalah kebahagiaan setiap orang berada, siapakah yang lebih tulus mencintai daripada keluarga? Aku bisa bebas menjadi apapun dan menumpahkan apapun hanya dalam syurga itu, keluarga.

Aku tidak ingin, ketika penghargaan-penghargaan yang kuraih hanya akan menjadikanku melakukan sesuatu hanya karena ingin dilihat orang, dan akhirnya memenjarakanku untuk hanya melakukan yang orang sukai, bukan melakukan apa yang seharusnya kulakukan. Aku ingin melakukannya semata-mata ingin membuat sebuah karya yang indah, yang mungkin bisa memudahkan orang-orang untuk hidup.

Bagiku tidak ada istilah I hate Monday, I love Saturday. Hari senin, selasa, rabu, kamis, jumat, sabtu, dan minggu adalah sama. Semuanya adalah sebuah hadiah yang Allah SWT berikan kepadaku untuk dapat dinikmati dan disyukuri. Apalah arti aku jika tanpa waktu? Aku hanyalah terdiri dari kumpulan waktu. Semakin cepat kau merindukan hari Sabtu, semakin cepat berkurang jatah umurmu di dunia.

Aku melakukan sesuatu dengan senang, meskipun untuk sesuatu yang tidak aku sukai. Karena aku malu jika Allah mendapatiku berkeluh kesah terhadap nikmat berlimpah yang ia beri, untuk nafas yang tidak putus, untuk bisa sarapan lezat di pagi hari, untuk bisa mendengarkan alunan music winamp dari kompie ku, dan untuk bisa menekan tombol keyboard untuk berbagi tulisan di wordpress hari ini. Alhamdulillah.

Berkaryalah, sebanyak-banyaknya. Bekerjalah. Berniagalah, kemudian Allah dan orang-orang beriman akan melihat hasil karyamu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s