Test 1. Rekayasa Teknologi Jaringan Akses

Soal: 

FNSP

Diketahui:

– Distance = 1km = 1000 meter

– Number Employess = 100 person

– Traffic Demand

a. Telephone Traffic = 2 calls/3 minute/ hour/employee

b. Working time = 8 hours/day ; 20 days / month

c. Voice codec = 10 Kbps/voice channel ; GOS 2 %

PABX Price = 10 channels = 50 million

20 channels = 75 million

50 channels = 150 million

d. Internet traffic = 3 GB/ month / person

– Alternative of network access = cable optic or VSAT

a. Optic cable = cost procurement (E1) = 10 Million per 100 meters

 cost of usage, E1 (2,048 Mbps) = 200 million per year

b.  VSAT

– Cost of procurement 10 Million rupiahs per one VSAT E0 (64 Kbps)

15 Million per one 2 E0(128 Kbps)

20 Million per one 4 E0( 256 Kbps)

100 Million per one E1

– Cost of usage, 4 alternatives:

E0 =  50 million/year

2 E0 = 75 million/ year

4 E0 = 100 million / year

E1 =  250 Million per year

 

Jawaban:

Jawab.

Traffic Telephony:

     

GOS = 2 % , Berdasarkan table Erlang B, didapatkan N=17

Voice codec = 10 Kbps/channel

Maka Trafic Telephony =

 

Trafic Internet:

3 GB/ Month / employee dengan OEC = 25%

 

 

 

Trafic total= Trafic Telephony + Trafic Internet

= 170 Kbps + 16, 67 Mbps = 16,84 Mbps

 

Teknis.

a.  Optik

– PABX yang digunakan untuk 17 Channel adalah yang PABX 20 Channel (1 buah)

– Usage : jumlah E1 yang dibutuhkan = Trafic total / Trafic 1 E1 =

Karena dibutuhkan 9 E1 maka secara procurement dibutuhkan 90 buah potongan E1 yang 100 meter.

– Procurement : 1 E1 =  100 meter untuk 1000 meter butuh 10 buah E1 / customer ke core network

 

b. VSAT

Alternative 1:

– PABX : menggunakan 1 buah PABX dengan 20 channel

– Procurement : menggunakan E1

Total E1 yang digunakan adalah ,

Sehingga traffic yang bisa dilewati:

Usage: menggunakan E1 pertahun.

 

Alternative 2: menggunakan E1 dan 4E0

– PABX : menggunakan 1 buah PABX dengan 20 channel

– Procurement= menggunakan E1 dan 4E0

Penggunaan E1 = 8 x 2,048 Mbps = 16,384 Mbps

Penggunaan 4E0 =  (4E0)

Jadi, secara procurement pada alternative 2 dibutuhkan:

8E1 + 2 (4E0) ;

Sehingga dapat melewatkan traffic maksimum sebesar:

8 (2,048 Mbps) + 2 (0,256) = 16,896 Mbps

– usage : penggunaan E1 dan 4E0

 

Alternative 3: menggunakan E1, 4E0, dan 2E0

– PABX : menggunakan 1 buah PABX dengan 20 channel

– Procurement= menggunakan E1,4E0 dan 2E0

Penggunaan 2E0 =  (2E0)

Jadi, secara procurement pada alternative 2 dibutuhkan:

8E1 + 1 (4E0) + 2 (2E0) ;

Sehingga dapat melewatkan traffic maksimum sebesar:

8 (2,048 Mbps) + 1 (0,256) + 2 (0,128) = 16,896 Mbps

– usage : penggunaan E1,4E0, dan 2E0

 

Alternative 4: menggunakan E1,4E0,2E0 dan E0

– PABX : menggunakan 1 buah PABX dengan 20 channel

– Procurement= menggunakan E1,4E0,2E0 dan E0

Penggunaan E0 =  (E0)

Jadi, secara procurement pada alternative 2 dibutuhkan:

8E1 + (4E0) + (2E0) +2 E0 ;

Sehingga dapat melewatkan traffic maksimum sebesar:

8 (2,048 Mbps) + (0,256) + (0,128) + 2(0,064) = 16,896 Mbps

– usage : penggunaan E1,4E0,2E0 dan E0

 

Jadi, secara teknis lebih memilih optic karena total trafik maksimum yang dilewatkan lebih besar yaitu 18,432 Mbps.

 

Secara Bisnis

a. Optik:

 

Cost

PABX 

Procurement = 90 x 10 juta

Usage 

 

75 Juta

900 Juta

200 Juta

Total Cost

1175 Juta

 

 

b. VSAT

Alternative 1:

 

Cost

PABX 

Procurement

Usage 

 

75 Juta

900 Juta

250 Juta

Total Cost

1180 Juta

 

Alternative 2:

 

Cost

PABX 

Procurement  = (8 x 100 juta) + 2 (20 juta)

Usage = 250 Juta + 100 juta 

 

75 Juta

1200 Juta

350 Juta

Total Cost

1625 Juta

 

Alternative 3:

 

Cost

PABX 

Procurement  = = (8 x 100 juta) + 1 (20 juta) + 2 (15 juta)

Usage = 250 Juta + 100 juta  + 75 Juta

 

75 Juta

835 Juta

425 Juta

Total Cost

1335 Juta

 

Alternative 4:

 

Cost

PABX 

Procurement  = (8 x 100 juta) + 1 (20 juta) + 1 (15 juta) + 2 (10 juta)

Usage = 250 Juta + 100 juta  + 75 Juta + 50 Juta

 

75 Juta

855 Juta

475 Juta

Total Cost

1405 Juta

 

Maka, secara bisnis optic lebih murah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s