Mengejar Matahari. Ber- Asuransilah sebelum Anda membutuhkan Asuransi. Karena ketika anda membutuhkan Asuransi, Asuransi tidak butuh anda.

Yosh… ini dua minggu pertamaku menjadi seorang insurance agen, profesi yang tidak semua orang inginkan,, bisa saja masuk ke dalamnya karena kejeblos. Aku melihat jendela, masih dengan tangan hampaku. Ini adalah prospekan trial closingku yang ke 3. Aku tahu beliau adalah orang yang memiliki banyak uang, maka sayang sekali jika uang tersebut tidak diinvestasikan dan memiliki proteksi yang bagus untuk kehidupannya dan kehidupan keluarganya.

Tinggal tanda-tangan, sekilas beliau bilang… ini tidak masuk ke logikaku. Logika yang mana yha mbak? Setahuku, insurance merupakan solusi dari semua permasalahan keuangan untuk negara-negara maju dan berkembang, bukan membuat kita terbebani. Misal begini, kita kerja adalah untuk mencari uang. Uang yang kita cari adalah untuk membiayai kehidupan kita, untuk makan sehari-hari, susu anak, perlengkapan rumah tangga seperti rinso, sabun, cicilan rumah, mobil, dan lain-lain. Kalau ada sisa, biasanya ditabung tho. Nabung untuk apa? untuk persiapan dana pendidikan anak, untuk jalan-jalan ke luar negeri, naik haji.. dan dana pensiun (kupikir orang khan pada hari tua nya pasti nggak akan mau kerja keras terus, pengen menikmati hasilnya). Karena ini hal yang penting, maka bisa kusebut impian.

Nah,, adakah yang salah? Begini.. permasalahannya adalah,, orang kebanyakan biasanya menabung di Bank. Idealnya, kita bisa terus menabung di bank sehingga impian kita bisa tercapai. Namun jangan lupa, selalu ada resiko dalam hidup. Resiko ini bandel lho,, gakkan mau hilang🙂. Kalo bisa hilang,, gakkan ada orang yang sakit. Banyak banget yang tiba-tiba divonis kanker stadium tinggi. Selain membutuhkan biaya yang sangat banyak, yang akan kita ambil dari tabungan kita sendiri, iya dong..masa tabungan orang lain..itupun jika mencukupi. Jika tidak cukup biasanya akan gadai rumah, apapun yang digadai asalkan kita sehat. Kalo resiko bisa dihilangkan, gakkan ada orang yang kecelakaan(seperti tragedi apriyani) atau kecelakaan-kecelakaan pesawat yang kita tidak akan pernah tau. Ya nggak?.. 

Tapi aku pikir,, rugi banget kalau misal kita capek-capek kerja, dan menabung hanya untuk membiayai kita sakit atau cedera kecelakaan. Mending uangnya dipakai untuk jalan-jalan ke luar negeri bersama keluarga. Lebih baik ada yng ngebayarin kita sakit. Yang ngebayarin tidak mungkin orang lain khan, kita akan jadi beban orang lain. Minta sama orang tua? orang tua sudah membesarkan kita.. sebaiknya jangan sampai kita repotkan kembali…, cuma Insurance yang bisa.

Sedia payung sebelum hujan. Permasalahan kemiskinan di Indonesia ini dikarenakan kebanyakan orang tidak mempersiapkan dirinya sebelum hujan datang. walhasil saat hujan datang, akan kehujanan. Syukur-syukur bukan hujan petir, awas kesamber. Berapa banyak anak yang terlantar sekolah dikarenakan tulang punggung keluarga ayah-ibunya tiba2 meninggalkan mereka, sehingga banyak terjadi putus sekolah. Menjadi beban kehidupan. Memperluas dan memperbanyak masalah kemiskinan dan kebodohan.

Insurance datang untuk sebagai salah satu solusi untuk masalah keuangan tersebut. Misalkan katakanlah seseorang yng sudah punya insurance terkena resiko kehidupan yang tidak diinginkan. Insurance membayarkan santunan, sehingga keluarga yang ditinggalkan masih setidaknya bisa berdiri beberapa tahun kedepan, untuk mempersiapkan kondisi ekonomi keluarganya sehingga cicilan-cicilan rumah, cicilan mobil,, sehingga anak istri masih bisa menempati rumah tersebut, tidak tinggal di gubuk derita….

Jadi mbak,, bagaimana?

aku pikir-pikir dulu yha… 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s